Bencana Situ Gintung

News No Comments »

27 Maret 2009

Dini hari selepas subuh, pukul 05.30;tim JR mendapat teltepon dari warga Bukit Pratama untuk evakuasi 1 keluarga dengan 2 bayi beserta ibunya. Pagi itu juga informasi Situ Gintung jebol sudah diterima. Tim segera meluncur menuju area di Bukit Pratama, sedangkan tim lain meluncur menuju komplek Deplu dan Cirendeu. Di Bukit Pratama, setelah mapping untuk pemetaan kedalaman dan keecepatan arus air, menggunakan teknik string line, tim menyelamatkan keluarga tersebut dengan prioritas pertama bayi (masih usia 2-3 bulan) beserta ibunya dan kedua adalah bayi sekitar 13 bulan. Melalui arus yang sangat deras (grade extreme), tim JR di bawah pimpinan langsung Ketua Umum R. Hadianto;  berhasil mengevakuasi keluarga tersebut. Setelah itu.mapping dilakukan kembali ke area lain; karena perumahan tersebut banyak yang berlantai 2, jadi kebanyakan warga selamat, walaupun ketinggian air sempat mecapai 2-3 meter.

Tim kemudian menyusuri sungai karena 1 keluarga melaporkan anggotanya hilang saat berusaha menyelamatkan kendaraan. Tim menyusuri hingga jembatan Cirendeu dan menemukan korban meninggal di air (sebanyak 5 orang termasuk wanita hamil ) serta 1 orang di sebuah rumah. Sedangkan proses evakuasi mobil yang tenggelam di air ditarik oleh tim JR kerjasama dengan IOF di bawah koordinator Mas Dito sebanyak 5 buah. Proses evakuasi hari I ditutup pada jam 20-21.00. Hari kedua, kembali proses pencarian dilakukan. Tim JR berhasil mengevakuasi 3 korban dari air, sedangkan jumlah mobil yang ditarik sebanyak 10 buah termasuk 1 mobil yang berisi korban meninggal di dalamnya. Keseluruhan proses ditutup pada pukul 18.00-19.00 untuk dilanjutkan keeseokan hari. Pemberian bantuan makanan juga dilakukan pada kedua hari tersebut untuk sejumlah 400 warga kerjasama dengan Rotary International District 3400

persiapan string line  striing line  persiapan evakuasi ibu dan bayi  kekuatan arus yang besar  tim JR menyusuri sungai  pencarian korban di bawah jembatan

pencarian korban  situasi banjir  situasi evakuasi kendaraan  kerjasama JR dengan POLRI

Bencana Situ Gintung merupakan bencana besar untuk area dekat Jakarta (Tangerang) dan sangat tidak terduga karena terjadi di pagi hari. Kerjasama berbagai kelompok sangat diharapkan dengan tujuan untuk menyelamatkan sesama, bukan untuk menonjolkan diri demi kesombongan., juga bukan untuk kepentingan sesaat (grup/kelompok untuk mencari nama saja). Mari kita doakan mereka yang menjadi korban agar diterima disisi Allah SWT serta bagi keluarga yang ditinggalkan, menerima hal tersebut sebagai bentuk ujian dalam kehidupan. Agar menjadi kuat dan tabah. Uuntuk tim rescue, tetap berjuang dengan prinsip berani, jujur dan ikhlas dalam menyelamatkan sesama tanpa mengenal batasan dalam loyalitas.

Jakarta Rescue…Jaya!

Pool Lifeguard training

News 3 Comments »

23-24 Maret 2009. 2 lifeguard dari PT. Nikomas Gemilang Jawa Barat mengikuti pelatihan swimming pool lifeguard di Jakarta Rescue. Kegiatan diisi dengan materi dan praktik bina fisik, bina mental, peran dan fungsi lifeguard, teknik pertolongan, penyelamatan dan pemulihan korban laka air di kolam renang. Kemampuan akhir yang diharapkan adalah berenang maksimal 1 menit untuk jarak 50 meter, menemukan batu bata dan manekin yang ditenggelamkan serta melakukan pertolongan resusitasi jantung paru. Dengan ini diharapkan kompetensi mereka meningkat baik dari sisi pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

warming up  teknik pertolongan  spinal cord injury management  resusitasi teknik pertolongan garry pistol  penyerahan sertifikat

Pengobatan Pasca Kebakaran

News No Comments »

Sabtu, 27 Februari 2009, Jakarta Rescue mengadakan pengobatan gratis di daerah PAKIN, Pasar Ikan, khususnya diberikan kepada korban kebakaran Penjaringan daerah Aquarium , RW04, Penjaringan. Informasi ini diberikan oleh anggota Jakarta Rescue di Penjaringan yang menyatakan bahwa belum adanya operasional kesehatan di daerah tersebut. Pelayanan kesehatan diberikan terhadap total 240 warga, mulai bayi,balita,anak,remaja,dewasa hingga lanjut usia dengan berbagai keluhan mulai dari pilek, flu, batuk, gatal, hipertensi, rematik, pusing, diare. Kondisi pemukiman yang belum memungkinkan untuk ditinggali (dengan terpal di kanan kiri serta atap rumah) membuat mereka rawan terkena gangguan penyakit. Kegiatan diawali pukul 09.00 dihadiri oleh pejabat pemerintahan setempat dan ditutup pukul 12. Kondisi pemukiman yang belum memungkinkan untuk ditinggali (dengan terpal di kanan kiri serta atap rumah) membuat mereka rawan terkena gangguan penyakit.

briefing sebelum kegiatan p1110806.JPG p11108371.JPG

p11108761.JPG p11108081.JPG

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in