Pertemuan dengan Sekjen INSARAG

News No Comments »

Jakarta Rescue akan mengadakan pertemuan dengan SekJen INSARAG Mr.Winston Chang di Gedung UN-OCHA di Menara Thamrin untuk membicarakan kelanjutan masuknya Jakarta Rescue sebagai NGO dalam organisasi disaster response PBB. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 30 APril 2009 pukul 16.00-18.00. Dengan demikian, bila semua persyaratan sudah resmi, Jakarta Rescue menjadi bagian dari International USAR (Urban Search And Rescue Team) di bawah PBB.

INSARAG earthquake simulation exercise at Nepal

News No Comments »

21-24 April 2009

Jakarta Rescue mengirimkan 4 delegasi (Hadianto selaku Ketua Umum JR, Fitriana-sekretaris umum, Alip-Humas, Yovita-medikal) untuk mengikuti simulation exercise training on earthquake di Nepal yang diselenggarakan oleh INSARAG (International Search And Rescue Advisory Group) dari UN-OCHA (PBB). Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 negara dan terdiri dari 400 peserta (Nepal,Australia, Amerika,Netherland,Germany,Mongolia,Singapore,China,Swedia,Jepang,Korea Selatan,India,Pakistan,dan Indonesia serta negara pengawas: Afrika, Turki, Guatemala). Kegiatan bertempat di Hotel Soaltee Crowne Plaza,Kathmandu Valley.

Kegiatan hari I ditandai dengan penaikan bendera bangsa-bangsa, resepsi pembukaan dan disambut oleh menteri dalam negeri dan menteri pariwisata Nepal. Hari II diisi dengan pembukaan secara resmi oleh menteri dalam negeri dan perkenalan secara resmi dari berbagai negara. Indonesia adalah satu-satunya NGO dalam kegiatan tersebut, selain Germany yang sudah mengirimkan NGO sebelumnya; selebihnya adalah rescue sebagai government officer. Materi hari tersebut adalah seputar kegiatan INSARAG, kriteria dan klasifikasi International USAR (Urban Search And Rescue Team), prosedur masuk keluar negara dalam pemberian bantuan, marking system of collapsed structure, assessment of community people suffering from earhtquake, triage system of collapsed structure .

Hari III diisi dengan kegiatan simulasi di dalam ruangan, dengan peta , gambar bangunan yang runtuh, koordinasi dan simulasi masuknya tim International USAR ke suatu negara (dilakukan di bandara Nepal), serta sistem pelaporan ke OSOCC (pusat koordinasi INSARAG). Sore hari dilakukan evaluasi atas kerjasama hari atersebut.

Hari IV dilaksanakan di luar ruangan (Field activity) dengan mapping (proses pemetaan) sekitar 6km dengan pembelajaran marking system struktur bangunan nyata, pengenalan suasana perumahan dan lingkungan di Nepal serta kebiasaan penduduk disana. Setiap tim diharapkan mampu melaporkan ke OSOCC dalam waktu kurang dari 20 menit mengenai triage, collapsed structure dan marking system serta keperluan yang dibutuhkan untuk operasional evakuasi. Indonesia berada dalam 1 tim dengan Australia, Netherland dan Mongolia, namun pelaporan dilakukan oleh masing-masing negara.

transit di Bangkok tiba di Nepal persiapan pemberangkatan ke hotel   Ketua Umum JR; R. Hadianto W.,SH bersama menteri dalam negeri Nepal   Bersama Arjun Katoch dari UN OCHA Nepal  di depan bendera bangsa bangsa pembukaan resmi di hari II delegasi Indonesia di depan spanduk besar INSARAG Bersama Robert Piper, dari UN OCHA updating data koordinasi OSOCC latihan masuk tim international USAR di airport briefing updating situation of disaster simulation laporan keberadaan tim international USAR di reception point di airport uploading pemetaan daerah bencana planning pemetaan dan tindakan simulation room of disaster condition marking system and triage report Diskusi dengan tim US dan India kerjasama dengan national army of Nepal pelaporan ke OSOCC debriefing activity I latihan simulasi di lapangan actual mapping of GPS situasi perumahan Nepal rawan gempa paparan umum berbagai tim negara pelaporan koordinator lapangan evaluasi field activity pelaporan akhir pelatihan recommendation and conclusion bersama anggota rotary district 3932 bersama menteri dalam negeri Nepal bersama tim singaporebersama tim pakistan bersama tim Swedia bersama tim australia bersama nepal army bersama tim Jepang bersama tim Korsel Bersama Arjun Katoch dari UN OCHA Nepal  Ketua Umum JR; R. Hadianto W.,SH bersama deputi perdana menteri Nepal  Ketua Umum JR; R. Hadianto W.,SH bersama deputi perdana menteri Nepal dan pejabat UN OCHA Nepal

Banyak hal yang didapatkan dalam kaitan dengan penanganan gempa pada pelatihan 21-24 April tersebut, dan banyak relasi internasional yang dapat menjadi sumber untuk menimba pengetahuan dan keterampilan baru serta berbagai kesempatan untuk pengembangan pendidikan dan pelatihan lebih lanjut.

Bersama dengan Rotary District 3400, Jakarta Rescue berupaya untuk mendistribusikan kembali penanganan gempa ini dalam bentuk handbook yang dapat dimanfaatkan oleh banyak pihak penyelamat baik sektor swasta maupun pemerintah. Semoga makin meningkatkan kapabilitas dan kualitas penyelamatan bencana di Indonesia pada khususnya dan internasional pada umumnya. Delegasi Indonesia kembali tiba di tanah air pada Minggu 26 April 2009 pukul 11.00 dengan selamat atas doa dan dukungan rekan-rekan sekalian.
Salam Rescuer

Pipit

Bakti Sosial Pengobatan

News No Comments »

Pada tanggal 11-12 April 2009, Jakarta Rescue mengadakan bakti sosial pengobatan di Situ Gintung, tepatnya di wilayah RT 04 RW 08. Lokasi tersebut mencakup wilayah pelayanan di area RT01-04. Sejumlah 125 warga pengungsi dan penduduk sekitar datang untuk diperiksa kesehatannya dan mendapatkan pengobatan, mulai dari bayi – lansia.

p1120383.JPG  p1120406.JPG  p1120379.JPG  p1120456.JPG  p1120442.JPG
Keluhan paling banyak adalah infeksi saluran napas, tekanan darah tinggi, kurang tidur, pegal-pegal, diare, lalu perawatan luka (angkat jahitan luka). Beberapa luka tampak terjadi infeksi,mungkin disebabkan karena penanganan saat kejadian yang kurang terjaga kesterilannya dan juga warga masih tetap melakukan pekerjaan pembersihan lingkungan walaupun ada luka. Tim Jakarta Recue diturunkan sejumlah 25 orang dengan 15 anggota tim kesehatan dan sisanya adalah tim pendukung Rotary District 3400 juga mengirimkan anggota muda nya yang disebut dengan Rotaract untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

p1120389.JPG

Tampak di sekitar area bencana, masih banyak pengunjung yang melakukan wisata bencana. Itukah yang dapat dilakukan? atau dapat berbuat lebih untuk kemanusiaan?

Silahkan direnungkan.

Pipit

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in