Sukhoi superjet 100

News No Comments »

9 Mei 2012

Jakarta Rescue melakukan operasional pencarian lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh pada hari Rabu, 9 Mei 2012, pukul 14.33 (kontak terakhir).   TIm dibagi dalam 3 bagian: yaitu ke Cidahu, Gunung Halimun dan Cijeruk. Tim Cidahu dipimpin oleh Bp Hendrik dengan anggota Bp Pinten, Sdr Cipto, Sdr Ali, Sdr Anto.  Tim Halimun dipimpin oleh Sdr Kiki, Sdr Yos, Sdr Ahmad, Sdr Nandi dan Bp Ujang. Tim Cijeruk dipimpin oleh Bp Ahmad Jumarin, Bp Bedu Wakimin, Sdr Yusuf. Pada hari Kamis 10 Mei, seluruh tim bergabung menjadi satu ke wilayah Cijeruk pada pukul 07.00, bergerak bersama tim TNI dan Sabhara menuju area TKP. Sampai dengan Kamis malam, tim sudah berada di ketinggian 1950 mdpl, sementara beristirahat untuk melanjutkan perjalanan menuju TKP. Tugas tim Jakarta Rescue adalah tim advanced untuk menilai / enganalisa situasi. Jumat pagi pukul 09.00 tim tiba di TKP. Proses pergantian tim dilakukan , tim pertama turun jumat pagi dan tim kedua naik jumat sore pukul 17.45. Tim kedua tiba kembali di basecamo hari Minggu pagi. Operasional dipantau dari basecamp pusat Jakarta Rescue dengan operator Sdri Hera, sedangkan pangkalan kejadian darurat didirikan di perumahan Lido Permai. Adapun tim lanjutan yang diberangkatkan adalah Sdri Hera (medis), Sdr Iyos (komunikasi), Bp Suroso pada hari Sabtu. Seluruh tim kembali ke pusat pada Minggu malam untuk proses evaluasi.

 

                

                      

  

      

International Life Saving (ILS) Australian Certification diraih oleh 2 (dua) anggota Jakarta Rescue

News No Comments »

27 April-2 Mei 2012

Dua (2) orang anggota JakartaRescue, bernama Ali Hamzah dan Pinten Priredono, mengikuti pelatihan teknik pertolongan dan penyelamatan di air laut yang diselenggarakan oleh International Life Saving Society , Australia. Pelatihan ini merupakan pelatihan dengan sertifikasi kelas dunia untuk water rescue dan surf rescue. Hingga saat ini, Jakarta Rescue telah memiliki 4 instruktur lulusan ILS. Kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan yang cukup menantang karena hampir 90 persen kegiatan adalah kegiatan di lapangan (kolam renang dan di pantai. Ini merupakan perjuangan yang sangat berat untuk mendapatkan sertifikat yang bergengsi. Sebelumnya Jakarta Rescue menggunakan teknik Australian Professional Lifeguard Association (APOLA), dengan pembelajaran bersama ILS ini, maka diharapkan dapat menjadi acuan dalam operasional water rescue dan surf rescue. Selamat atas prestasi yang telah diraih dan sukses.
 
Jaya Jakarta Rescue
 
 
                                                                                                                                                                         

      

 

                                                                               
WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in