Feb 10
31 Januari 2012
Profesor Sosioantropologi dari Universitas Guthenberg ,Mr. Jorgen dari Swedia berkunjung ke Jakarta Rescue dalam tujuan untuk melakukan penelitian mengenai peran LSM dalam menanggulangi banjir sekaligus mengunjungi warga masyarakat yang terkena banjir untuk melihat pola adaptasi masyarakat dalam situasi bencana banjir. Kunjungan ini merupakan kunjungan kerjasama negara ke6 dengan Jakarta Rescue terkait kepedulian terhadap situasi bencana di Indonesia, setelah Kanada, Inggris, Jepang, Amerika, Australia.
Pertemuan diawali dengan wawancara mendalam dengan organisasi Jakarta Rescue yang kemudian dilanjutkan dengan observasi ke bendungan Katulampa serta penyusuran kali Ciliwung . Ini adalah semacam studi awal (preliminary study) yang akan ditindaklanjuti dengan inti penelitian (pengumpulan data) dengan tinggal di komunitas rawan bencana banjir (daerah pilihan yaitu Kelurahan Bidara Cina dan sekitarnya) pada awal 2013 (Januari-Maret). Kerjasama selanjutnya diharapkan adalah adanya kunjungan balasan ke negara Swedia sekaligus beasiswa pelatihan anjing pelacak untuk Jakarta Rescue.










Feb 09
Kelompok pecinta Pitbull mengikuti kegiatan pelatihan anjing pelacak yang diadakan oleh Jakarta Rescue sejak Desember 2011 – Januari 2012. Sejumlah 6 (enam) peserta telah mengikuti pelatihan teoritis selama 3x di bulan Desember 2011 dan melakukan praktik pada Januari 2012 di darat dan di air.
Sejumlah materi telah diikuti yaitu karakteristik SAR dog dan handlernya, building a basic foundation for SAR dog handler, spesialisasi SAR dog dan Deskripsi asesmen dalam Urban Search And Rescue training.
Praktik di air dilakukan dengan membiasakan anjing berada dalam situasi di air darat serta di atas perahu dan belajar menumbuhkan sifat / “sense” menolong korban di air, Sedangkan pelatihan di darat adalah belajar melakukan penciuman bau korban yang tersebar di udara atau yang terkubur di puing/ reruntuhan / tanah.




Feb 08
14 januari 2012
Sabhara Rescue dan tim Jakarta Rescue mengadakan pelatihan gabungan penggunaan perahu karet yang diadakan di Danau Cibubur. Pada kegiatan tersebut, pembelajaran pengenalan mengenai motor perahu, fungsi, mekanisme penggunaan dan pemeliharaannya dipaparkan pada tim Sabhara Rescue dengan harapan penggunaan barang rescue secara efektif dan efisien.


Feb 08
7-8 JANUARI 2012
18 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta jurusan Pendidikan Luar Sekolah mengikuti pelatihan water rescue di Setu Babakan. Pelatihan dalam 2 hari ini meliputi materi bencana alam di Indonesia, mitigasi bencana, teori teknik pertolongan dan penyelamatan di air, resusitasi jantung paru, teknik dan aplikasi tali temali, sistem komando pengendalian lapangan dan praktik pertolongan dan penyelamatan di air.
Tujuan dari pelatihan ini adalah memampukan anggota tim tanggap darurat UNJ agar mereka dapat memfungsikan crisis center bencana yang telah mereka miliki sejak 2 tahun lalu.








Jan 10
10 & 17 Dsember 2011
Menutup tahun 2012, diadakan pelatihan water rescue untuk masyarakat, TNI dan Polri yaitu masyarakat Kelurahan Bidara Cina RW02, anggota Sabhara Rescue Polda Metro Jaya dan anggota TNI Yon Zikon 14 Jakarta Selatan. Dalam kegiatan tersebut, SKPL (Sistem Komando Pengendalian Lapangan) dipaparkan, pemahaman mitigasi bencana, pemahaman menjadi seorang rescuer, teknik pertolongan dan penyelamatan dalam bencana banjir, teknik Resusitasi Jantung Paru / Bantuan Hidup Dasar, teknik tali temali serta praktek water escue secara keseluruhan.
Khusus warga Kelurahan Bidara Cina RW02 terdiri dari aparatur RT – RW setempat karena mereka ingin membuat Tim Tanggap Bencana untuk menangani bencana banjir di wilayahnya sendiri dengan meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan, dan pengurus RT ini 1/3 nya merupakan kaum wanita (ibu) namun dalam melaksanakan kegiatan baik teori maupun praktek di air, mereka sama bersemangatnya dengan kaum laki-laki.
Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pengawasan penuh dan mengacu pada prinsip zero incident level.
YON ZIKON 14



SABHARA RESCUE




KELURAHAN BIDARA CINA RW02







Jan 09
22 November 2011
Jakarta Rescue memberikan materi pelatihan tentang petunjuk praktis emergency rescue program kepada para pengelola gedung bertingkat yang diselenggarakan oleh GMT Institute. Nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Bp. R. Hadianto W.,SH. Materi yang diberikan adalah tentang program emergency rescue yang perlu dilakukan di gedung bertingkat karena struktur gedung yang bertingkat mengakibatkan jalur ataupun proses evakuasi yang tidak sederhana, ditambah lagi dengan sejumlah isi penghuni lantai dalam gedung tersebut sehingga perlu dipikirkan suatu proses evakuasi yang tidak mencelakakan. Konsep meeting point, general assembly, jalur evakuasi, koordinator evakuasi lantai, building commander, incident manager dan USAR (Urban Search And Rescue) team diperkenalkan. Diharapkan, wacana ini dapat menjadi pemikiran bagi para pengelola gedung bertingkat akan perlunya program pelatihan dalam perhatian akan keselamatan penghuni gedung.



Jan 09
19-20 November 2011
School of Volunteer Universitas Indonesia meminta Jakarta Rescue untuk melatih kegiatan penyelamatan di air (water rescue). Sejumlah 25 mahasiswa mahasiswi mengikuti pelatihan ini. Kegiatan diawali dengan pemberian teori tentang Situasi kebencanaan di Indonesia khususnya banjir dan mitigasi bencana banjir, dilanjutkan dengan teknik dasar water rescue karena mereka dalam tahapan I (basic). Pada hari II dilakukan praktek di danau UI dengan pengenalan air, teknik rantai hidup, teknik pertolongan dan penyelamatan dengan garry pistol, jim carry dan team carry serta pemberian bantuan hidup dasar (RJP). Penekanan akan perbedaan antara relawan (volunteer) dan rescuer ditekankan disini, yang membedakan kapasitas mereka saat menjadi relawan untuk membagikan logistik misalnya ataupun relawan medis dengan rescuer yang saat ini dipelajari di bidang bencana air (banjir) khususnya. Semoga semangat para mahasiswa ini dapat ditularkan juga pada rekan-rekan mahasiswa yang lain agar dapat menolong sesama dengan loyalitas tanpa batas




Jan 09
14-16 November 2011
Kemdikbud mengutus 38 peserta dari Kantor Pusat untuk mengikuti pelatihan tanggap darurat di gedung bertingkat (floor captain). Kegiatan berjalan selama 3 (tiga) hari dan dilaksanakan di Hotel Pitagiri, Palmerah serta simulasi di Gedung Kemdikbud ,Sudirman. Peserta diberikan pemahaman tentang mitigasi becana, situasi bencana di Indonesia, peran dan fungsi floor captain, Basic Life Support, tali temali, aspek mental floor captain, simulasi floor captain, dan duty commitment sebagai seorang floor captain. Simulasi dilaksanakan di Gedung Kemdiknas Gelora Senayan yang membuat peserta menyadari bagaimana seharusnya jalur evakuasi, meeting point, general assembly, dan sikap saat evakuasi dari lantai gedung bertingkat yang tinggi di Jakarta mengalami gempa ataupun efek gempa. Peserta juga melakukan simulasi dalam rumah gempa untuk mengetahui situasi yang dirasakan saat gempa terjadi dan tindakan yang dapat dilakukan saat terjadi gempa. Pelatihan dipimpin langsung oleh Ketua Umum JR R. Hadianto W.,SH beserta tim.









Jan 08
31Oktober – 4 November; 7-11 November 2011
Jakarta Rescue kembali mengadakan pelatihan interna Sea Survival yang dilaksanakan di Setu Babakan (senin-selasa) dan Pelabuhan Ratu (rabu-jumat). Kegiatan dilaksanakan dalam 2 periode, periode I diikuti 20 peserta dan periode II diikuti 15 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta saat harus melakukan upaya bertahan hidup (survival) di laut bebas saat terjadi insiden di laut. Peserta diberi pemahaman tentang situasi lingkungan laut dan pengaruhnya terhadap manusia, teknik mengambang, teknik menolong korban di laut, teknik melompat (standing jump), teknik menghadapi ombak, mencari makanan survival di lautan dan juga Basic Life Support untuk memberikan bantuan napas dan jantung saat korban nyaris tenggelam. Semua kegiatan dilakukan tanpa melupakan bahwa laut bukanlah lingkungan hidup asli manusia sehingga kehati-hatian, kewaspadaan senantiasa ditingkatkan. Pelatihan dipimpin langsung oleh Ketua Umum JR R. Hadianto W.,SH beserta tim. Seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan tanpa kejadian yang berbahaya (zero incident level).









Dec 23
24-28 Oktober 2011
Jakarta Rescue mengikuti pelatihan OSOCC (on Site Operation Coordination Center) yang diadakan oleh INSARAG (International Search And Rescue Advisory Group) bekerjasama dengan (Australian Indonesian Facility in Disaster Reduction), UN-OCHA (United Nation – Office of Commisionairre Humanitarian Assistance, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Peserta pelatihan berjumlah 20 personil terdiri 4 perwakilan Basarnas, 2 dari Brunei Darussalam, 1 dari Jepang,1 dari Filipina, 2 dari Australia, 1 dari Jakarta Rescue dan Kepala Kepala Bagian dari BNPB serta Kepala Kepala BPBD.
Kegiatan dilaksanakan di Gedung AIFDR Akademi Polisi Semarang, dengan materi pelatihan pembentukan OSOCC, peran UN OCHA, peran INSARAG, peran BNPB, dan dilanjutkan dengan simulasi OSOCC yaitu dengan membentuk OSOCC dalam situasi kebencanaan, pengenalan GPS, stuctural evaluation dan triage, dan debriefing kegiatan.
Maksud dari pelatihan ini adalah bila terjadi kondisi bencana dan membutuhkan bantuan international, OSOCC yang sudah terlatih dapat mempersiapkan segala hal terkait kedatangan tim international dan koordinasi antara international dengan tingkat lokal.





Recent Comments