RNI-simulasi evakuasi gempa dan kebakaran

News No Comments »

18 Desember 2015

Rajawali Nusantara Indonesia (RNI PERSERO) melaksanakan simulasi evakuasi gedung bertingkat akibat gempa dan dilanjutkan dengan simulasi evakuasi akibat kebakaran. Tim rescue RNI telah terbentuk sebelumnya melalui pelatihan floor captain (koordinator lantai yang mengatur saat evakuasi diperlukan) dan kini diuji kemampuan nyata untuk simulasi evakuasi penghuni gedung. Petugas evakuasi maupun yang dievakuasi dapat bekerjasama dengan baik, sistem ICS (Incident Command System) dapat berjalan dan teknik yang diperlukan seperti pemindahan korban, pertolongan I, basic life support, pemadaman api dapat dilaksanakan dengan baik. Simulasi atau drill harus dilaksanakan oleh gedung bertingkat secara rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan gedung dan enghuninya dalam menghadapi bencana serta melaksanakan rencana kontijensi yang sudah disiapkan.

             

IOF Rescue-sosialisasi peningkatan kapasitas rescue oleh Jakarta Rescue

News No Comments »

6 November 2015

Jakarta Rescue menjadi nara sumber dalam kegiatan pelatihan IOF Rescue di Lido Jawa Barat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sosialisasi untuk peningkatan kapasitas relawan IOF dalam mengetahui perlunya kompetensi seorang rescuer dalam kebencanaan diluar kemampuan mereka sebagai pengendali kendaraan off road. Sosialisasi diakukan langsung oleh Bp R. Hadianto W.SH,MAP,AAIJ; ketua umum JR.Peserta datang dari seluruh Indonesia bahkan dari Malaysia. Kekompakan dan semangat peserta tetap tercermin walaupun kondisi hujan deras dan hingga malam hari. Tentunya ini perlu dilanjutkan dengan peningkatan keterampilan / skill, termasuk koordinasi agar penanggulangan bencana dapat berjalan dengan baik.

     

Simulasi evakuasi saat gempa di sekolah

News No Comments »

1-14 September 2015; 14-16 Desember 2015

Menunjang program BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) DKI, Jakarta Rescue melaksanakan program sosialisasi teknik perlindungan diri saat gempa dan melakukan simulasi evakuasi bagi guru dan murid sekolah di Jakarta termasuk sekolah luar biasa.10 SMA, 10 SMK, 5SD dan 2 SLB telah mengikuti sosialisasi ini di masing masing sekolahnya.

Guru harus menjadi koordinator saat proses evakuasi agar sistem dapat berjalan teratur dan tidak mengakibatkan kecelakaan lanjut dalam evakuasi. Murid, staf administrasi dan guru sebagai masyarakat sekolah dapat menunjang proses ini dengan menjaga jalur evakuasi sebagaimana mestinya, memberi petunjuk yang jelas serta mengarahkan diri, teman dan kelompok saat diperlukan. Hal ini merupakan satu komponen terpenting untuk mitigasi bencana gempa.BE AWARE, BE READY, BE PREPARED……

                              

 

 

Drop, Cover and Hold On: Teknik Perlindungan saat Gempa; mini riset komparatif

News No Comments »

30 September 2015

Jakarta Rescue bekerjasama dengan ASB (Arbeiter-Samariter-Bund (ASB) melaksanakan penelitian mini komparatif , membandingkan antar ateknik perlindungan diri saat gempa, drop, cover and hold on dengan triangle of life. Kegiatan ini dilaksanakan i DRRC-UI. Dalam mini riset ini, observer diminta menilai secara langsung dampak yang dialami korban saat terjadi gempa jika menggunakan salah satu dari kedua teknik diatas. Mereka diminta mengamati, mencatat lalu semua hasil pengamatan dikompilasikan beserta hasil pengalaman langsung dari yang berakting sebagai pelaku. Hal ini diharapkan dapat menjadi rujukan nasional untuk teknik perlindungan diri yang sebaiknya dilakukan saat terjadi gempa.

                               

MoU Jakarta Rescue dengan

News No Comments »

Dalam rangka meningkatkan kerjasama dan koordinasi dalam pendidikan pelatihan serta penanggulangan bencana, Jakarta Rescue mengembangkan berbagai MoU dengan organisasi selain BASARNAS dan BNPB. Pada tanggal 3 Agustus 2016, Jakarta Rescue mengadakan penandatanganan MoU dengan Disaster Respon and Research Center (DRRC)UI antara Ketua Umum Jakarta Rescue Bp. R. Hadianto W.,SH,MAP,AAIJ dan Ketua DRRC-UI Profesor Fatma. Pada tanggal 5 Agustus 2016, Jakarta Rescue menandatangani MoU antara Jakarta Rescue dengan Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Jaya dalam acara Lokakarya Direktorat Binmas Polda Metro Jaya bersama BPD ABUJAPI Jaya.

Semoga MoU tersebut dapat meningkatkan kualitas penanggulangan bencana Indonesia baik pra-intra maupun paska bencana

 

 

Purwokerto Rescue: basic training

News No Comments »

21-22 Agustus 2015

10 anggota Purwokerto Rescue mengikuti pelatihan dasar untuk kapasitas Rescue di Danau Situ Babakan Jakarta Selatan. Materi pengenalan dasar sistem komando pengendalian lapangan (SKPL), RJP, tali temali, water rescue diberikan dengan proporsi 30% teori dan 70% praktik. SELAMAT………

        

    

 

SKK Migas pelatihan tanggap darurat di gedung bertingkat

News No Comments »

7-8 Agustus 2015

SKK Migas menugaskan tim securitynya untuk melakukan pelatihan dalam rangka tanggap darurat di gedung bertingkat. Kegiatan tersebut terdiri dari 30% materi dan 70% praktik terutama teknik pertolongan dan penyelamatan saat gempa, tali temali, RJP, pemetaang gedung hingga simulasi penggunaan anjing SAR, mengenal anjing SAR dan praktik vertical rescue.

           

INSARAG earthquake simulation exercise di Ulan-Baatar Mongolia

News No Comments »

22-26 Juni 2015

Kegiatan pelatihan gempa INSARAG kali ini berlokasi di Ulan-Baatar diantara negara Rusia dan Cina dan tepat bersamaan dengan bulan Ramadhan 2015. Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta dari lebih dari 20 negara/organisasi. Ini merupakan kegiatan pelatihan pertama setelah disahkannya INSARAG guideliness 2014 dimana peserta dapat mempraktikkan cara penandaan (Marking INSARAG) yang baru serta menggunakan format asesmen yang baru. Dalam simulasi 2 hari, peserta diuji dalam simulasi dengan skenario terburuk pada situasi bencana alam di Mongolia, yaitu gempa besar di Kota Ulaanbaatar saat musin dingin. NEMA Mongolia menguji sistem repson nasionalnya termasuk bagaimana menerima bantuan internasional. Jakarta Rescue tim dipimpin oleh Ketua umum Bp R. Hadianto W.,SH, MAP, AAIJ bersama 2 anggota menghadiri pertemuan ini. Banyak hal yang dapat dipelajari mengenai update dari INSARAG, mekanisme kebencanaan di Mongolia, pemanfaatan alat-alat kebencanaan yang tidak harus beli baru tapi tetap dapat dimanfaatkan seusai tuntutan jaman dll. Suatu contoh yang sangat baik untuk Indonesia.

                       

 

 

 

INSARAG External Re-Classification tim Perancis-PUI

News No Comments »

31 Mei-8 Juni 2015

Jakarta Rescue menghadiri INSARAG Exteral Re-classification (IER) tim Perancis (PUI-Pompiers d’Urgence l’Internationale) di  Limoges Perancis. 8 anggota Jakarta Rescue dengan pimpinan Bp R. Hadianto W.,SH,MAP,AAIJ menjadi observer kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelatihan anjing pelacak bencana (rescue dog). Tim PUI melakukan ujian kembali untuk kelas medium (Medium Classified) sesuai kriteria INSARAG (International SAR Advisory Group). Dalam pelaksanaan kegiatan klasifikasi ulang, diawali dengan pengantar dari semua classifier (penilai IER) mengenai hal yang diharapkan dari penilaian ini. TIm penilai akan memberikan evaluasi terhadap komponen manajemen, search, rescue, anjing pelacak, logistik, kesiapan finansial yang mendukung proses misi internasional tim PUI. Pada hari ke-5, tim Jakarta Rescue mengikuti kegiatan pelatihan anjing pelacak bencana di Bourges, Vierzon. Teknik pencarian di hutan, pencarian dengan 3 ekor anjing untuk 1 korban, tracking korban di hutan, serta teknik pencarian di gedung diberikan dalam materi pelatihan disana. Selain itu, tim JR juga mengunjungi stasiun pemadam kebakaran yang berdomisili di masyarakat yang dikelola juga oleh pihak swasta, melatih sejak usia sedini mungkin menjadi petugas pemadam kebakaran. Pembelajaran di Perancis ini memberikan wacana baru bagi JR dalam mengelola tim, melakukan misi internasional, melakukan ujian klasifikasi, melaksanakan operasional USAR dan melatih anjing pelacak bencana. Suatu kegiatan yang sangat bermanfaat untuk diimplementasikan di Indonesia.

             

                              

ACT-latihan Sistem Komando di Jakarta Rescue

News No Comments »

15 Mei 2015

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menugaskan 15 anggotanya untuk mengikuti kegiatan pelatihan sistem komando pengendalian lapangan (SKPL) dengan narasumber Jakarta Rescue. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dengan agenda pengetahuan mengenai SKPL serta simulasi penggunaan SKPL. Diharapkan agar penanggulangan bencana dapat lebih terkoordinasi dengan menggunakan sistem ini sehingga dapat efektif dan efisien.

         

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in