Sosialisasi dan simulasi sistem komando pengendalian lapangan serta pelatihan anjing pelacak Sabhara Rescue Polda Metro Jaya

News 1 Comment »

I.                   SOSIALISASI SISTEM KOMANDO PENGENDALIAN LAPANGAN

Jakarta Rescue mengadakan sosialisasi SKPL pada 25 September 2011 kepada seluruh perwakilan Jakarta Rescue di 5 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang Selatan, Al Fattah, Kemdiknas, RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). Dalam sosialisasi yang dilaksanakan selama 7 jam (pukul 9-12; dilanjutkan pukul 14-17) dilakukan pemberian materi secara ringkas-sederhana mengenai definisi SKPL, organisasi SKPL, penyusunan RKKD (Rencana Kegiatan Kejadian Darurat) serta operasional SKPL. Dalam kegiatan tersebut, direncanakan suatu simulasi untuk penerapan SKPL yang akan dilaksanakan dalam kerjasama dengan Sabhara Rescue Polda Metro Jaya yang akan berperan dalam operasional pada simulasi tersebut.

 

II.       PELATIHAN TIM ANJING PELACAK SABHARA RESCUE POLDA METRO JAYA

5 anggota Sabhara Resue Polda Metro Jaya beserta 1 pengawas mengikuti kegiatan pelatihan handling anjing pelacak di Jakarta Rescue mulai 23-24 dan 26-30 September 2011. Peserta mendapatkan materi mengenai kepatuhan (obedience) dan agility (ketangkasan) anjing. Peserta diperkenalkan tentang karakter, perilaku dan mindset anjing. Perintah kepatuhan diajarkan dan dipraktikkan (sit,shake hand, down,sleep, up, hill, stop, no) dalam 3 hari pertama (pukul 09-12, dilanjutkan pukul 13-16). Pada hari selanjutnya, peserta mulai mempraktikkan pelacakan dengan menggunakan alat bantu berupa bola, kain, boneka, sampai dengan manusia yang bersembunyi. Dalam kegiatan tersebut, kelima peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan kerjasama dengan instruktur serta anjing pelacak dapat terlaksana dengan baik.

          

III.    SIMULASI SISTEM KOMANDO PENGENDALIAN LAPANGAN KERJASAMA JAKARTA RESCUE DAN SABHARA RESCUE POLDA METRO JAYA

Kegiatan simulasi SKPL yang telah direncanakan di Minggu 25 September ditindaklanjuti dengan pemetaan area serta pengurusan ijin pelatihan pada Selasa 27 September ke daerah Citeko, Cisarua. Pelaksanaan simulasi dilaksanakan di hari Sabtu, 1 Oktober 2011 disaksikan oleh Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Bp. Dr. Abdullah Makey dan Komisaris Polisi Wagimin dari Polda Metro Jaya. Dalam simulasi, digambarkan jatuhnya pesawat Cassa 212 di area Citeko , kaki gunung Gede dan hilang 2 korban, anak-anak dan dewasa. Tim pelacak dan evakuasi (di bawah Kepala Bagian Operasional) akan melakukan pencarian dengan menggunakan anjing pelacak.

 Mekanisme simulasi:

  • Diawali dengan rapat ketua KPL (komando terpadu) beserta staf komando, penentuan sasaran telah dibuat. Setelah itu, staf umum dipanggil untuk bersama-sama menentukan strategi dan taktis yang diperlukan.
    • Staf umum memerintahkan elemen di bawahnya untuk melakukan tugas sesuai dengan posisi masing masing
    • Setelah brifing diberikan, kegiatan simulasi dilaksanakan
    • Periode operasi dimulai pukul 09.00-12.00, dengan wilayah pencarian seluas 1,2km x 200meter.
      • Selama pencarian, satgas pencarian dan satgas evakuasi melakukan operasional di titik terjauh dicurigai jatuhnya pesawat dengan menggunakan kendaraan operasional anjing pelacak. Sesampainya di diameter 200 meter pada titik akhir pencarian, satgas pencarian dengan anjing pelacak mulai bergerak. Mereka membagi diri menjadi dua kelompok kecil yang masing masing terdiri dari 1handler dan 1anjing pelacak (Rotweiller dan Labrador Retriever), evaluator dan 1 supervisor. Pada area 200×200 meter dalam 30 menit pertama, anjing pelacak mengendus menuju pada arah yang sama tapi tidak ditemukan apapun.  Setelah melewati periode istirahat, anjing pelacak berhasil menemukan posisi boneka yang disembunyikan diantara pohon teh dengan bau spesifik yang diendus oleh anjing pelacak Jakarta Rescue.Jenis anjing yang menemukan adalah jenis Rotweiller. Kegiatan pelacakan dihentikan pukul 12.15 dengan status boneka (dianggap anak) meninggal dan membutuhkan kantong mayat dan mobil ambulans.
      • Sementara itu, di KPL, diuji kapasitas masing-masing petugas dari staf umum dan staf komando dengan memberikan pertanyaan maupun memberikan situasi nyata yang mungkin terjadi di lapangan / kondisi nyata. Adanya kunjungan instansi tertentu, adanya wartawan, warga yang ingin tahu, pengacau, bahkan sampai dengan penyerobotan penggunaan sumber daya yang semestinya hanya digunakan untuk operasional kejadian darurat saat itu saja, disimulasikan dan respon dari pelaku SKPL ini dipantau oleh pengawas dan orang-orang yang telah ditentukan untuk mengevaluasi proses SKPL ini.
      • setelah istirahat makan siang, dilakukan proses evaluasi dari seluruh rangkaian kegiatan simulasi SKPL ini.

       EVALUASI SIMULASI SKPL:

      • Penentuan KPL terpadu sudah dilakukan tapi partisipasi dari masing-masing KKPL masih kurang berjalan sehingga tampak ada peran mendominasi yang seharusnya peran ini terbagi rata
      • Lokasi KPL ternyata tidak aman karena berulang ulang terjadi penerobosan oleh pihak yang tidak berkepentingan sementara struktur dari SKPL tidak mampu melakukan pencegahan  ataupun intervensi
      • Penentuan sasaran, strategi dan taktis masih perlu ditingkatkan lagi terutama terfokus pada masalah / kejadian darurat yang terjadi
      • Penentuan sumber daya yang semestinya berasal dari penterjemahan strategi dan taktis masih perlu dikoordinasikan lagi, agar tidak terlepas hubungan antara perencanaan, operasional dan logistik
      • Sumber daya ada yang disalahgunakan oleh pihak yang tidak berkepentingan, kurang ketatnya penjagaan sumber daya dalam hal ini disinggung (karena perlu untuk pelaksanaan manajemen kejadian darurat)
      • Kualitas peralatan maupun sumber daya yang disediakan oleh bagian Logistik perlu diperiksa kembali (kesiapan, kualitas dan keberfungsiannya) seperti Handy talky, tali, mobil dll

  

 

 

 

       

 

 

 

Jakarta Rescue mendapat Master Instruktur dalam pelatihan sistem komando pengendalian lapangan dari ICITAP

News No Comments »

12 September 2011

Jakarta Rescue mengikuti pelatihan Sistem Komando Pengendalian Lapangan yang diadakan oleh ICITAP (International Criminal Investigation Training Assistance Program) dari Department of Justice dan US Embassy bekerjasama dengan Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana. Kegiatan tersebut diadakan pada tanggal 12-16 September 2011 di Hotel Gran Mahakam Jakarta.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana di bawah pimpinan Bapak Andi Arif. Para peserta dari kegiatan pelatihan ini berasal dari asisten staf khusus presiden bidang bantuan sosial dan bencana, Jakarta Rescue (7 personil), GREAT ITB (Graduate Reseasrch on Earthquake and Active Tectonic), Mahasiswa program S2 Geologi dan BPBD Garut .

Dalam kegiatan tersebut diberikan materi dan praktek (simulasi) serta ujian di hari Jumat mengenai Sistem Komando Pengendalian Lapangan yang dapat diterapkan di dalam situasi darurat baik terencana (demonstrasi) maupun tidak terencana seperti bencana , kerusuhan dll, tata cara permintaan sumber daya baik manusia maupun peralatan, perencanaan sistem operasional yang tertata, pemetaan kegiatan dan yang utama adalah penentuan sasaran, strategi dan taktik untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Diharapkan, pelaksanaan penanggulangan bencana menjadi lebih spesifik, tidak bersifat sangat umum dan tidak membuang-buang waktu, biaya serta jumlah tenaga yang dikeluarkan. Mekanisme sistem komando pengendalian terpadu menjadi kekuatan yang ditonjolkan untuk menjembatani masalah koordinasi dari penanganan situasi darurat khususnya kebencanaan.

Semua peserta dari JR berhasil mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik dan menjadi Master Instruktur. Sesuatu yang membanggakan. .

  

     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PELATIHAN WATER BOM JAKARTA

News No Comments »

8 Agustus 2011

Sejumlah 24 personil dari Water Bom Jakarta mengikuti pelatihan untuk memperbaharui sertifikasi Resusitasi Jantung Paru. Kegiatan dilakukan di lokasi (in house training) dengan menggunakan metode terbaru dari AHA 2010 (American Heart Association) yang mengutamakan untuk melakukan tindakan sirkulasi terlebih dahulu kemudian airway dan breathing. Para peserta melakukan kegiatan tersebut dengan seksama, dengan pemberian materi di pagi hari dan praktek serta ujian praktek di siang-sore hari sampai denganpukul 16.00. Walaupun kegiatan dilaksanakan di bulan puasa namun para peserta tidak mengalami kekenduran dalam belajar hingga pelatihan berakhir. Semua peserta yang mengikuti kegiatan ini mendapat predikat baik dan lulus.

        

JR dalam International SAR Forum dan INSARAG Asia Pacific Regional Meeting

News No Comments »

18-22 Juli 2011

Jakarta Rescue mengirimkan 6 anggota sebagai delegasi dalam pertemuan International SAR Forum yang berlangsung tanggal 19-20 Juli 2011 dan dilanjutkan dengan pertemuan INSARAG (International SAR Advisory Group) Asia Pacific Regional Meeting tanggal 21-22 Juli 2011.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh 143 peserta dari 20 negara dan7 organisasi.Tujuan dari forum ini adalah memperkuat koordinasi dan kerjasama nasional, regional dan internasional dari organisasi SAR kebencanaan. Acara diresmikan oleh Menkokesra Bp Agung Laksono sekaligus meresmikan  pencanangan SAR goes to school yang bertujuan meningkatkan kesadaran komunitas melalui program pendidikan di berbagai tingkat di sekolah.Materi yang disampaikan terdiri dari standar global INSARAG, Disaster Risk Reduction and Community Preparedness, kerjasama regional SAR di Asia, dan mekanisme operasional SAR di ASEAN.

Diharapkan dengan kegiatan ini,kerjasama antar pemerintah dengan organisasi non pemerintahan dapat berjalan dengan sistem koordinasi yang lebih baik khususnya dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Penekanan akan pentingnya Urban Search And Rescue dan Metodologi INSARAG yang dianut oleh INSARAG juga ditampilkan dalam upaya memberikan pertolongan dengan keseragaman pola pikir dan pola tindak secara internasional.

          

   

 

PELATIHAN TANGGAP DARURAT PASKA BENCANA KEMDIKNAS SELURUH INDONESIA

News No Comments »

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM&PMP) Kementerian Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Jakarta Rescue sebagai nara sumber, mengadakan pelatihan Tanggap Darurat Pasca Bencana Kementerian Pendidikan Nasional di seluruh Indonesia yang meliputi 4 region.

Region I wilayah seluruh Sumatera kecuali Lampung,diadakan di Hotel Gran Emerald Medan diikuti oleh 32 peserta. Pelatihan region II wilayah Kalimantan, Jawa Barat, DKI dan Lampung diadakan di Hotel Lembang Asri Bandung dan diikuti oleh 52 peserta. Pelatihan untuk kedua region ini diadakan pada tanggal 11-15 Juli 2011.

Untuk pelatihan region III yang meliputi wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT,NTB dan Bali diadakan di Hotel Sahid kesuma Prince di Solo dan diikuti oleh 42 peserta; sedangkan pelatihan region IV untuk wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua diadakan di Hotel Mercure, Makassar dan diikuti oleh 31 peserta. Kedua pelatihan tersebut diadakan pada tanggal 25-29 Juli 2011. 

Kegiatan pelatihan yang dilakukan selama 5 hari pada setiap region bertujuan untuk menciptakan kesiapsiagaan tim kemidknas dalam situasi tanggap darurat dan paska bencana, tentunya tidak hanya dalam bidang pendidikan saja tetapi secara menyeluruh. Materi dan praktik yang dilakukan meliputi situasi kebencanaan di Indonesia, mitigasi bencana, competency-change and conflict management, disaster management dan simulasi crisis center, kualifikasi seorang rescuer, tali temali, basic life support, teori dan praktik teknik pertolongan dan penyelamatan pada bencana banjir, gempa bumi, tsunami, tanah longsor dan letusan gunung berapi, disaster games, aspek mental rescuer, dan juga dilakukan duty commitment sebagai rescuer.

Kegiatan diikuti seluruh peserta dengan antusias, karena mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus sebagai seorang rescuer. Seluruh kegiatan dikoordinir oleh Ketua Umum JR Bp.R.Hadianto W.,SH dengan membagi menjadi 2 tim pelatihan untuk ditugaskan ke dua regional tersebut. Dengan demikian telah muncul tunas tunas baru rescuer untuk masa depan.

SALAM RESCUER

PELATIHAN REGION I: MEDAN

 pemeriksaan kesehatan sebelum pelatihan  pembukaan pelatihan oleh Kepala LMPM Medan  penyematan topi tanda peserta pelatihan  materi disaster management: crisis center oleh Bp Karl Simatupang  materi mitigasi bencana oleh bp. Arif Rahman  blind stick untuk membina kerjasama tim  olahraga pagi

 PELATIHAN REGION II: LEMBANG

pembukaan pelatihan oleh Kepala LPMP Bandung Bp Toto Santoso Foto bersama perwakilan peserta dengan seragam pelatihan   penyerahan kaos pelatihan oleh Ketua JR Bp R. Hadianto W.,SH kepada kepala LPMP Bandung Bp Toto Santoso   blind stick untuk membina kerjasama tim pengenalan awal: oleh Ketua Umum JR R. Hadianto W.,SH  teori dan praktik tali temali  disaster management: pengelolaan crisis center  resusitasi jantung paru  ice breaking  olahraga pagi  pemberian materi mitigasi bencana  teknik string line individu   teknik string line tandem persiapan teknik roll off  non tool evacuation  under water evacuation  teknik team carry   teknik pengangkatan untuk orang cacat dalam evakuasi  simulasi teknik drop, cover and hold on   dsc_0151.JPG petugas floor captain mengatur jalur evakuasi  menghitung kembali jumlah penghuni lantai di assembly point  mengangkat korban secara bersamaan: team carry  melindungi diri saat gempa susulan di luar ruangan  aspek mental rescuer    dsc_0225.JPG  duty commitment rescuer yang diterima oleh Ketua Umum JR Bp. R. Hadianto W,SH  persiapan disaster games  dsc_0275.JPG  dsc_0277-copy.JPG  teknik melangkah di daratan yg panas  spider web untuk teliti dan hati hati  titian untuk keseimbangan   menguji keberanian  evaluasi disaster games  peserta terbaik pelatihan  pemberian sertifikat secara simbolik  foto bersama  foto bersama setelah selesai pelatihan

 

 

PELATIHAN INCIDENT MANAGER-BUILDING COMMANDER KEMDIKNAS

News No Comments »

8-9 Juli 2011

Sejumlah 45 pejabat / pimpinan dari BPSDM & PMP (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidikan) Kementerian Pendidikan Nasional mengikuti pelatihan Buildng Commander dan Incident Manager di Hotel Sultan Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini dibuka oleh Ibu Dra Nurcahyanik,MPd, Kepala Bagian Kepegawaian BPSDMP dan PMP dan Ketua Umum Jakarta Rescue Bp.R. Hadianto W.,SH.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapat materi tentang situasi kebencanaan di Indonesia, mitigasi bencana, tali temali, peran building commander dan incident manager, komunikasi rescue, disaster management, praktik disaster management dalam crisis center serta aspek mental building commander dan incident manager. Selain itu peserta juga melakukan “duty commitment” dimana mereka mengikrarkan diri mereka untuk tetap komitmen pada tugas yang diemban dalam situasi kebencanaan.

Peserta dari berbagai usia yang mengikuti kegiatan ini bersemangat walaupun kegiatan berakhir cukup larut malam. Kegiatan ditutup oleh Bp. Drs. Sam Yhon,MM, selaku Kepala Bagian Umum, Sekretariat Badan PSDMP dan PMP.

Ini merupakan langkah lanjut dari kementerian pendidikan nasional khususnya BPSDM & PMP dalam merancang mekanisme penanggulangan bencana yang efektif (dengan catatan: sejak tahun 2009-2010 Kemdiknas sudah melakukan pelatihan tanggap darurat paska bencana sejumlah 180 personil, pelatihan trauma konseling, dan tahun 2011 ini diikuti dengan pelatihan building commander-incident manager selaku pengendali situasi kebencanaan tertinggi dan para pengambil keputusan, pelatihan tanggap darurat paska bencana di 4 regional kemdiknas yaitu di region I (seluruh Sumatera kecuali Lampung), regional II (Lampung, DKI , Jawa Barat dan Kalimantan), regional III (Jawa Tengah-Timur, NTB,NTT, Bali) serta regional IV (Sulawesi, Maluku dan Irian Jaya). Selain itu Kemdiknas juga sudah menyusun Standard Operational Procedure Penanggulangan Bencana untuk mengatur operasional saat penanggulangan bencana. Semoga dapat berjalan dengan baik

KEMDIKNAS RESCUE…..JAYA NEGERIKU!

dsc_0175.JPG  registrasi  laporan koordinator kegiatanBp.Budha G  sambutan pembukaan dari Ibu Dra Nurcahyanik,MPd,Kepala Bagian Kepegawaian BPSDMP dan PMP  sambutan Ketua Umum JR, Bp.R. Hadianto W.,SH  foto bersama sebelum pelatihan  pemberian materi kebencanaan  praktik tali temali  pemberian materi tali temali oleh Kapten Luki  ice breaking  pemberian materi mitigasi bencana oleh Bp.Supriyadi  suasana pemberian materi di kelas  dsc_0306.JPG  pemberian materi Incident Manager dan Building Commander oleh Bp.R. Hadianto W.,SH  Materi aspek mental incident manager oleh Bp.Agus Sudarmaji, MPsi  duty commmitment incident manager  suasana duty commitment  simulasi gempa  simulasi peran incident manager dalam crisis center saat bencana  kegiatan penutupan oleh Drs. Sam Yhon, MM,Kepala Bagian Umum Badan PSDMP dan PMP dan Bp.R.Hadianto W.,SH,Ketua umum JR  dsc_0500.JPG  pemberian ucapan selamat pada peserta terbaik pelatihan  pemberian sertifikat secara simbolik  foto bersama setelah pelatihan

PELATIHAN SABHARA RESCUE

News No Comments »

Sabhara Rescue yang terbentuk dari anggota khusus di kepolisian daerah Metro Jaya, mengirimkan 30 anggotanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang rescuer baik itu untuk . situasi banjir, gempa, gunung berapi, tanah longsor maupun tsunami. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4-7 Juli 2011 di Pusdiklat Jakarta Rescue Setu Babakan Jakarta Selatan dan dipantau langsung oleh Direktur Sabhara  Kombes Polisi Priyo            

 Pada hari I dan II diisi materi tentang situasi kebencanaan di Indonesia, pengantar menjadi seorang rescuer , mitigasi bencana, disaster management, tali temali, basic life support, komunikasi rescue, teknik pertolongan pada bencana banjir, gempa, letusan gunung berapi, tanah longsor dan tsunami, navigasi dasar, serta USAR (Urban Search And Rescue).

Pada hari III dilakukan praktik USAR untuk evaluasi struktural  bangunan yang runtuh, disaster photography, basic life support, pengendalian anjing pelacak, pelaporan bencana, serta pengenalan sistem kerja pemadam kebakaran serta simulasi pencungkilan bangunan runtuh.  Malam hari dilakukan simulasi pelacakan darah pada korban dengan diawali tracking terlebih dahulu.

Pada hari IV dilakukan praktik water rescue tentang teknik pertolongan dan penyelamatan pada korban bencana banjir meliputi praktik penggunaan dayung serta perahu, penggunaan life saving jacket, penyeberangan basah, life chains horisontal dan vertical, non tool serta under water evacuation, roll off, string line individu, tandem dan dengan perahu.

Seluruh kegiatan diikuti dengan penuh semangat oleh peserta, dalam situasi panas dan hujan, siang ataupun malam.  Kegiatan penutupan dihadiri oleh AKP Mujiono dari Sabhara Rescue, Bp. R. Hadianto W.,SH (Ketua Umum Jakarta Rescue) dengan pemberian sertiikat serta kartu anggota Jakarta Rescue. Semoga semangat menjadi seorang penyelamat tetap menjiwai para rescuer sejati….!

SALAM RESCUER

 peserta Sabhara Rescue  pembukaan oleh Ketua Umum Jakarta Rescue  dan AKP MUJIONO  kelengkapan peralatan sabhara rescue  kunjungan Direktur Sabhara Kombes Polisi Priyo dalam pelatihan Sabhara rescue  warming up sebelum praktik    latihan dayung di darat  penyeberangan basah horisontal  penyeberangan basah vertikal  praktik teknik mengambang persiapan teknik mendayung   teknik mendayung   persiapan teknik roll off  teknik roll off  string line individu  string line tandem  string line dengan perahu  persiapan teknik team carry  teknik team carry  non tool evacuation  evaluasi struktural, USAR  teknik pengungkitan  pengendalian anjing pelacak

persiapan tracking malam untuk blood tracking   blood tracking (malam hari)  pemberian sertifikat pelatihan  foto bersama

 

PELATIHAN FLOOR CAPTAIN BANK INDONESIA ANGKATAN V

News No Comments »

22-24 Juni 2011

Bank Indonesia mengirimkan 51 peserta dari Kantor Pusat dan Kantor Bank Indonesia di daerah mengikuti pelatihan floor captain. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Pusat Bank Indonesia dan dilanjutkan di Hotel Grand Pesona, Cimande. Kegiatan ini ditujukan untuk melatih seorang koordinator pada lantai gedung yang bertingkat untuk mengelola proses evakuasi dalam situasi bencana khususnya gempa. Peserta dilatih mengenai pemetaan kering pada lantai gedung bertingkat dan melakukan analisa dari hasil pemetaan tersebut. Selain itu, peserta dilatih mengkoordinir evakuasi dengan melewati rute evakuasi dan mengikuti Emergency Evacuation Operational Procedure (EEOP), melakukan teknik evakuasi yang benar dan melindungi diri dengan teknik “Drop yourself, cover and hold on”. Peserta juga mendapat materi Basic Life Support, Tali temali, disaster game, dan melakukan Duty Commitment sebagai tanda kesiapan untuk berkomitmen pada tugas sebagai floor captain.

Kegiatan dibuka oleh Bapak Suharjo Nasution mewakili pimpinan Biro Pengamanan dan Bapak Suryadi mewakili pimpinan Jakarta Rescue. Pada hari ketiga, diakhiri dengan analisa dry mapping, pemberian sertifikat dan penyematan topi Jakarta Rescue.Penutupan dihadiri oleh Bapak Maman Rachmanto mewakili Pimpinan Biro Pengamanan dan Bapak Suryadi dan Bapak R. Hadianto W.,SH mewakili pimpinan Jakarta Rescue.

pemeriksaan kesehatan  pembukaan pelatihan oleh Bp Suharjo Nasution mewakili pimpinan biro pengamanan didampingi Bp Suryadi mewakili pimpinan Jakarta Rescue   foto bersama sebelum pelatihan   kegiatan pemberian materi di Hotel Grand Pesona Cimande   materi tali temali oleh Kapten Luki   olahraga pagi   dinamika kelompok untuk team  building  

blind stick untuk team building   disaster game   disaster game   disaster game   disaster game   disaster game   simulasi evakuasi gempa  

simulasi melindungi diri saat gempa   praktik drop, cover and hold on   praktik Basic Life Support   praktik floor captain saat mengarahlan proses evakuasi   duty commitment floor captain   peserta terbaik   pemberian sertifikat  

foto bersama setelah pelatihan

PELATIHAN URBAN SEARCH AND RESCUE BANK INDONESIA ANGKATAN IV

News No Comments »

18-19 Juni 2011

Jakarta Rescue melatih 29 peserta dari Bank Indonesia kantor pusat dan kantor cabang seluruh Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di kantor pusat Bank Indonesia dan dibuka oleh Bapak Pramudyarto selaku Pimpinan Direktorat Logistik didampingi Bapak Suharjo Nasution mewakili pimpinan Biro Pengamanan serta Ketua Umum Jakarta Rescue, R. Hadianto W.,SH. Urban Search And Rescue adalah Pencarian dan Penyelamatan yang dilakukan pada saat bencana di area perkotaan (urban). Metodologi yang digunakan dalam pelatihan ini adalah berdasarkan metode INSARAG (International Search And Rescue Advisory Group) yang berada di bawah  PBB (UN-OCHA. Jakarta Rescue telah mengambil sertifikasi pelatihan USAR tersebut pada tahun 2009 di Nepal dalam kegiatan INSARAG.

Dalam kegiatan tersebut, materi bencana alam di Indonesia, mitigasi bencana,INSARAG dan tim USAR, evaluasi struktural, tali temali, komunikasi rescue, pengendalian anjing pelacak serta basic life support (resusitasi jantung paru), dan aspek mental dari tim USAR juga diaparkan kepada peserta. Diharapkan tim USAR tidak dengan ceroboh melakukan tindakan pencarian dan penyelamatan saat operasional bencana di area perkotaan, melakukan site marking yang benar, signalling, dan juga memprioritaskan gedung mana yang akan dilakukan terlebih dahulu proses operasional SAR.

 Setelah teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik turun dari gedung bertingkat, komunikasi (penggunaan repeater), basic life support, evaluasi struktural dan pengendalian anjing pelacak. Peserta mengikuti kegiatan dengan semangat dan penuh perhatian. Kegiatan ditutup dengan pemberian sertifikat dan kartu anggota Jakarta Rescue. Kegiatan tersebut diobservasi oleh asisten staf khusus presiden bidang bantuan sosial dan bencana Bapak Andi Arif yang diwakili oleh Bapak Purwatmojo. Diharapkan, tim tim rescue lain pun dapat menggunakan teknik yang sudah berstandar internasional sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran teknik dan koordinasi.

 PEMERIKSAAN KESEHATAN PESERTA SEBELUM KEGIATAN  PEMBUKAAN PELATIHAN OLEH BAPAK PRAMUDYARTO (PIMPINAN DIR.LOGISTIK) DIDAMPINGI BAPAK SUHARJO NASUTION (PIMPINAN BIRO PENGAMANAN DAN BAPAK R. HADIANTO W.,SH (KETUA UMUM JR)   dsc_0167.JPG  Materi Indonesia negara bencana  Materi USAR oleh Bp. R. Hadianto W.,SH  Materi mitigasi bencana oleh Bp. Supriyadi   Materi aspek mental tim USAR  

 Materi tali temali oleh Kapten Luki   Materi komunikasi oleh Bp Bambang Nugroho   persiapan praktik USAR   praktik evaluasi struktural   praktik evakuasi dari gedung dengan aplikasi tali temali   diskusi evaluasi struktural   praktik pengendalian anjing pelacak  

praktik Basic Life Support    penyematan topi pada kelompok USAR terbaik

 

 

 

STANDARD OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) / PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) PENANGGULANGAN BENCANA PADA SEKTOR PENDIDIKAN 2011 DISOSIALISASIKAN DI JOGYAKARTA

News 1 Comment »

8-11 Juni 2011

Sosialisasi  dan koordinasi program sekretariat bagi unit pusat dan unit pelaksana teknis di lingkungan Badan Pengembangan SDMP dan PMP Kementerian Pendidikan Nasional yang dilaksanakan di Hotel Saphir, Jogyakarta, dibbuka oleh Bapak Drs. Sam Yhon, MM. Kepala Bagian Umum Sekretariat Badan Pengembangan SDMP dan PMP. Dalam sosialisasi tersebut, Jakarta Rescue berperan sebagai nara sumber untuk Program Tanggap Darurat dan Paska Bencana di sektor pendidikan yang diberikan langsung oleh Ketua Umum JR R. Hadianto W.,SH.  Program penanggulangan kebencanaan di sektor pendidikan telah dituangkan dalam bentuk Standard Operational Procedure (SOP) yang saat ini dikenal sebagai Prosedur Operasional Standar (POS) yang telah dirumuskan perancangannya dalam 4x pertemuan dengan badan / unit terkait di lingkungan Kemdiknas termasuk juga dengan BNPB dan Basarnas dan Jakarta Rescue.

Badan  Pengembangan SDMP dan PMP telah mengirimkan sejumlah 180 peserta dari berbagai daerah di seluruh Indonesia  untuk melakukan pelatihan tanggap darurat paska bencana serta pelatihan floor captain untuk gedung bertingkat dalam situasi gempa.

POS ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam prosedur penanggulangan bencana di sektor pendidikan yang meliputi tenaga kependidikan, peserta didik maupun keluarganya.

situasi diskusi interaktif dalam penyusunan POS di Puncak   Ketua Umum JR R. Hadianto W.,SH memberikan masukan dalam penyusunan POS di Puncak   situasi diskusi interaktif dalam penyusunan POS di Puncak   situasi diskusi interaktif dalam penyusunan POS di Puncak    pembukaan sosialisasi oleh Drs. Sam Yhon, MM. Kepala Bagian Umum Sekretariat Badan Pengembangan SDMP dan PMP    peserta Sosialisasi  dan koordinasi program sekretariat bagi unit pusat dan unit pelaksana teknis di lingkungan Badan Pengembangan SDMP dan PMP Kementerian Pendidikan Nasional    buku POS penanggulangan kebencanaan di sektor pendidikan

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in